BANGKALAN, KOMPAS.com – Aksi demonstrasi yang dilakukan pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Jawa Timur, Imam Buchori Cholil – Zainal Alim (Imam-Zain) Senin (10/12/2012) selain terlibat kerusuhan dengan ratusan aparat kemanan, mereka juga melakukan perusakan sejumlah fasilitas umum. Fasilitas umum itu di antaranya rambu-rambu lalu lintas, pot bunga, pohon peneduh, lampu penerang jalan umum di sepanjang Jalan Pemuda Kafa, Bangkalan.
Aksi itu kemudian memaksa aparat kepolisian untuk menghalau mereka agar tidak semakin beringas. Dua mobil watercanon yang didatangkan dari Polda Jawa Timur, langsung menyemprotkan air ke arah kerumunan massa. Keamanan juga melepaskan tembakan gas air mata. Seketika ribuan orang yang berkumpul di sepanjang jalan akses menuju kantor KPU Bangkalan mendadak lari berhamburan.
Pantauan di lokasi kejadian, massa lari berhamburan ke perumahan peduduk melewati gang-gang kecil. Untuk merusak konsentrasi massa, pasukan anti huru-hara Brimob Polda Jawa Timur melakukan pengejaran meskipun tidak menangkap massa. Beberapa kali Polisi melepaskan tembakan ke udara. Aksi itu membuat massa terpecah belah.
Muzakki, koordinator aksi menuturkan, massa pendukung Imam-Zain sudah diperingatkan untuk tidak melakukan perusakan sejumlah fasilitas umum. Namun sesaat mereka terlibat kerusuhan dan aparat kepolisian menembakkan gas air mata, watercanon, massa kemudian tidak terkoordinasi. “Kami kebingungan mengkoordinasi massa, tetapi sebagian kita perintahkan untuk tetap bertahan dan tidak melakukan perusakan,” ungkapnya.
Sebagian pendemo ada yang lari ke Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan dan sejumlah sekolah yang lokasinya berdekatan dengan jalannya aksi. Sontak siswa dan para perawat dan staf di rumah sakit terkejut. Ditambah lagi adanya asap gas air mata yang masuk ke halaman rumah sakit.
Dua sekolah dasar di belakang kantor KPU Bangkalan dan SMAN 1 Bangkalan, langsung dipulangkan lebih awal. Sementara Kepala Polres Bangkalan, AKBP Endar Priyantoro langsung memimpin pasukan untuk menghalau massa agar tidak mendekat ke kantor KPU Bangkalan yang tengah melakukan proses pendistribusian logistik ke beberapa kecamatan yang jadwalnya dilakukan hari ini.
Meskipun suasana masih mencekam, proses pendistribusian logistik terus berjalan. Pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, akan dilaksanakan tanggal 12 Desember 2012 ini. Satu pasangan calon dicoret KPU setelah persyaratan dukungan calon dinilai tidak memenuhi syarat, yakni pasangan Imam Buckhori Cholil dan Zainal Alim (Imam-Zain). Sementara dua kandidat lainnya yakni Nizar Zahro dan Zulkifli, Muhammad Makmun Ibnu Fuaddan Mondir A Rofii, melenggang pada tahap pemungutan suara.