PAMEKASAN – Anggota KPU bersama Putri Batik Pamekasan kampanye anti golput kepada pemilih di bunderan monumen Arek Lancor Pamekasan kemarin (30/12). Mereka memanfaatkan area Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) yang diselenggarakan pemerintah di setiap hari Minggu. Gerakan anti golput ini mengajak pemilih untuk memilih di TPS pada pemilukada Pamekasan yang dijadwalkan 9 Januari 2012 mendatang.
Anggota KPU bersama Putri Batik ini memberikan pamflet dan selebaran kepada masyarakat yang tumpek blek setiap hari Minggu pagi di bunderan monumen Arek Lancor. Dalam pamflet berisi sosialisasi dan tata cara pemungutan dan pencoblosan suara pemilukada Pamekasan 09 januari 2013. Selain itu, brosus pemilih cerdas tersebut berisi syarat-syarat dan proses rekrutmen pemilih, penggunaan hak suara, contoh surat suara sah atau tidak sah, dan pemungutan suaranya di TPS. Semua proses pendafataran, pemilihan, dan hal yang terkait lainnya sudah lengkap di pamflet maupun brosur yang dibagikan kepada pemilih.
Sekretaris KPU Pamekasan Akhmad Zaini Makmun menuturkan, penyebaran brosur tersebut sebagai alat peraga pemilukada bagi masyarakat. Dia yakin, dengan brosur dan pamflet itu untuk pemahaman kepada masyarakat, agar bisa menggunakan hak suaranya dengan baik dan benar. KPU juga memiliki kepentingan agar angka golput rendah karena tingkat partisipasi pemilih meningkat. “Kami ingin pemilih tidak golput,” Zaini berharap.
Dia menambahkan, penyebaran brosur pemilih cerdas akan terus dilakukan hingga ke kecamatan dan sejumlah tempat-tempat umum yang banyak dikunjungi masyarakat. Dia menyebut rumah sakit dan swalayan yang akan menjadi sasaran kampanye anti golput di masa berikutnya. ”Kampanye anti golput ini akan terus kami lakukan terutama di tempat ramai dikunjungi orang,” dia menambahkan.
Aksi KPU bersama Putri Batik ini mendapat apresiasi dari pengunjung di zona Car Free Day. Salah satunya, Sri Wahyuni yang mengaku senang dengan terhadap langkah KPU dalam menekan angka golpot. Wahyuni menilai langkah KPU tersebut efektif dan bersentuhan langsung dengan masyarakat di ruang terbuka. “Kami apresiasi gerakan KPU dalam kampanye anti golput ini,” Wahyuni menjelaskan. (afa/abe)