YOGJAKARTA – Forum Silaturrahim Cendekiawan Keluarga Madura di Yogjakarta mendiskusikan wacana tentang Mahfud yang diberitakan naik popularitasnya menuju RI 1. Versi forum ini, Mahfud masih memiliki integritas, idealisme, dan tidak termasuk dalam golongan “politisi busuk”. Karena itu forum akan mempertimbangkan isu yang berkembang atas pria kelahiran Madura menuju istana negara di 2014 mendatang.Ketua Forum Silaturrahim Cendekiawan Keluarga Madura di Yogjakarta, Malik Madani mengakui, pihaknya mendengar ada wacana untuk memajukan Mahfud menjadi presiden. Sebagai warga Madura, Malik merasa bangga meski hal ini hanya wacana. Namun secara politik, geografis Madura diuntungkan karena dari penduduk sekitar 4 juta jiwa di Madura, terdapat sosok yang dianggap layak dicalonkan sebagai presiden.
Meski begitu pria yang juga pengurus PBNU itu memaklumi jalan menuju RI 1 bagi Mahfud tidak sederhana dengan dua alasan. Pertama, Mahfud hanya memiliki kompetensi, idealisme, dan semangat untuk ikut memerbaiki bangsa. Kedua, Mahfud tidak mempunyai partai politik dan juga tidak mempunyai banyak uang. “Cuma sebagai warga Madura, kamu (di Yogyakarta) ikut merasa bangga, kata Mahfud kepada wartawan Koran Madura di Jogjakarta.
Jika benar-benar mencalonkan atau dicalonkan sebagai presiden, Malik menginginkan Mahfud menjadi yang terpilih di pilpres 2014. Sebab, selain menyangkut kompetensi dan idealisme, Mahfud berasal dari tanah Madura. “Kita lihat saja nanti, pemilihan presiden masih lama,” dia menutup pembicaraan. (anw/abe)