JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) tengah melakukan seleksi ketat terhadap sejumlah calon anggota legislatif (caleg) untuk pilleg 2014, termasuk dua artis papan atas. “Artis Yessy Gusman, dan Edo Kondologit,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo di Jakarta, Selasa (1/1).
Menurut Tjahjo, salah satu seleksi yang harus diikuti, antara lain, psikotest terhadap kader-kadernya yang kemungkinan besar akan maju dalam Pileg mendatang.”Tahap psikotes bakal calon,” tegasnya.
Tak cukup sampai disitu, PDI Perjuangan juga membuka peluang bagi siapa saja kader eksternal yang berniat untuk menjadi caleg dari partai tersebut. “Ada juga, bertahap kita undang psikotes beberapa pensiunan jenderal Polri/TNI pengacara seperti Hendri Yosodiningrat dan lain-lain,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengakui saat ini PDI Perjuangan fokus menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) ketimbang mempertimbangkan koalisi. “Sampai saat ini PDI Perjuangan tidak memikirkan untuk berkoalisi, kami mempersiapkan diri untuk memenuhi tahap-tahap dalam Pileg yang akan datang,” ujarnya.
Menurut Puan, lebih penting bagi PDI Perjuangan untuk bersiap diri menghadapi Pileg 2014 setelah mampu melewati Pileg baru PDI Perjuangan akan membuka peluang berkoalisi dalam menghadapi Pilpres 2014. “Ya kami partai terbuka, kami membuka peluang untuk berkomunikasi, bersilaturahmi dengan semua partai.Tetapi itu semua harus dibuktikan pada Pileg yang akan datang. Karena ada syarat-syarat administrasi, dan presentasi yang harus dipenuhi oleh setiap parpol untuk dipenuhi agar mengikuti Pilpres 2014,” terangnya.
Pada awal Desember 2012 lalu, anggota Tim Pengarah Rakernas di Komisi bidang Pemilu Ganjar Pranowo menegaskan PDI Perjuangan akan melakukan pengetatan terhadap seleksi calon anggota legislatif baik di pusat ataupun di tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Dengan demikian, diharapkan kandidat yang terjaring akan lebih berkualitas.
Menurut Ganjar, PDI Perjuangan akan menyiapkan daftar calon sementara (DCS) pada pertengahan 2012 mendatang. “DCS akan dilakukan tanpa menggunakan nomor urut. Misalnya dipilih 12 orang calon, kemudian mereka harus melewati pra kualifikasi, yakni psikotes dan penugasan lapangan. Dari situ baru ditentukan nomor urutnya sesuai dengan kerja yang dilakukan,” papar Ganjar yang juga anggota Pansus RUU Pemilu di DPR.
Nomor urut baru ditentukan setahun kemudian. Karena itu ditargetkan selambatnya akhir 2013 PDI Perjuangan sudah memiliki daftar calon tetap (DCT) untuk pemilu 2014 mendatang. “Sebagai persiapan dan pematangan, beberapa DPD PDI Perjuangan meminta kami datang ke daerahnya untuk melakukan simulasi,” pungkasnya. (cea)