SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep tahun ini akan melakukan pengerukan sungai. Pengerukan yang akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 untuk mencegah terjadinya banjir atau meluapnya air sungai.
“Hasil koordinasi kami dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang merupakan kepanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Surabaya, ada program pengerukan dua sungai di Sumenep pada tahun ini,” kata Kepala Dinas PU Pengairan Sumenep Edy Rasiyadi di Sumenep, Rabu (23/1).
Sungai yang akan dikeruk akibat pendangkalan adalah Kali Sokra dan Kali Marengan.
“Program tersebut tidak hanya pengerukan, tetapi juga penguatan tanggul di sungai tersebut. Informasi yang kami terima, anggarannya masing-masing sebesar Rp2,5 miliar,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga memprogramkan pengerukan sungai pada tahun ini, yakni sungai di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.
“Pengerukan sungai yang dialokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013 Sumenep sekitar Rp 600 juta. APBD 2013 hanya mengalokasikan program pengerukan sungai di Arjasa,” ucapnya.
Pemkab Sumenep juga mengalokasikan dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk membangun tangkis laut di sejumlah kecamatan di wilayah kepulauan.
“Tangkis laut itu untuk mencegah air pasang laut merusak jalan raya dan masuk ke kawasan permukiman penduduk,” kata Edy. (ant/mk)