SUMENEP – Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si. menghimbau petani mengurangi menggunakan pupuk kimia dan beralih pada pupuk kandang. Terjalnya lahan pertanian karena petani tergantung pada pupuk kimia.
Saat ini ketersediaan unsur hara dalam tanah semakin menipis. Menurut Heriyanto, kesuburan tanah bisa dikembalikan dengan memperbanyak menggunakan pupuk dari kompos ketimbang pupuk kandang.
Penggunaan pupuk kimia idelanya dua sampai tiga kwintal perhektar. Sedangkan untuk kebutuhan tanaman jagung hanya di butuhkan dua kwintal perhektarnya. “ Sangat tidak baik, penggunaan pupuk berbahan kimia secara berlebihan, karena akan menghilangkan kesuburan tanah dan merusak terhadap lahan pertanian,” katanya, Kamis (10/1).
Sementara petani masih enggan untuk menggunakan pupuk organik. “ Kalau tidak ada kesadaran dari para petani untuk mengembalikan tingkat kesuburan lahan pertanian, maka lahan kita nantinya akan rusak dan tidak akan bisa berproduksi. Ini tidak boleh terjadi,” pungkasnya. ( fay/mk )