SUMENEP – PT Puri Kencana Merdeka Utama dan Pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini sedang menjajaki potensi sumber daya alam (SDA) Sumenep dalam sektor minyak dan gas bumi. Jika ada kesepakatan, investor tersebut akan melakukan pengeboran migas.
Bupati Sumenep KH A Busyro Karim mengatakan, pertemuannya dengan investor yang bergerak di bidang penjualan dan pembelian serta impor dan ekspor gas itu belum masuk pada tahap kesepakatan, masih sebatas wacana mengenai pemanfaatan migas di Sumenep. Pemkab akan menindaklanjuti hasil penelitian kekayaan SDA Sumenep oleh PT Puri Kencana Merdeka Utama guna menyamakan persepsi sekaligus membicarakan teknisnya terkait pemanfaatan migas.
“Kami masih dalam tahap penjajakan, belum mencapai kesepakatan. Karena, jika memang ada kesamaan persepsi dalam hal ini, Pemkab dengan perusahaan perlu membicarakan teknis jangka panjangnya, termasuk bagaimana sistem kerjasamanya,” kata Bupati kemarin (22/1).
Sementara itu, Direktur PT Puri Kencana Merdeka Utama, Moh Reza Tarmidi menyatakan, potensi sumber daya alam Sumenep, terutama dibidang migas, sangat luas sehingga sangat disayangkan jika tidak digunakan untuk kepentingan masyarakat umum.
“Kalau kami melihatnya, Sumenep ini sangat potensial terutama dibidang minyak dan gas. Jadi sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.
Lebih lanjut Reza menjelaskan, saat ini pihaknya hanya memperkenalkan perusahaannya yang bergerak dibidang impor dan ekspor migas. Dengan itu pemerintah bisa mengetahui perusahaannya yang berkonsentrasi dibidang migas.
“Kalau memang ada kesempatan, kan bisa kerjasama dalam mengelola potensi migas yang dimiliki kabupaten Sumenep. Tentunya kami juga berharap, potensi Sumenep ini tidak terbuang begitu saja,” ungkapnya.
Selain memperkenalkan perusahaannya, pihaknya juga ingin melihat data potensi alam Sumenep, termasuk gas alam yang terkandung di dalamnya.
Setelah meneliti potensi kekayaan SDM, pihaknya menilai, potensi yang ada menjadi peluang dalam mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) jika kandungan migas bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Potensinya memang bagus. Dan perlu dimanfaatkan agar pengangguran di Kabupaten Sumenep bisa terkurangi, serta bisa menambah PAD Sumenep,” pungkasnya. (rif/mk)