SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep tahun ini mengusulkan program kemasyarakatan penunjang operasi (PKPO) atau program penunjang operasi (PPO) naik menjadi Rp 2 sampai 2,5 miliar. Perusahaan minyak dan gas bumi PT Santos di Kepulauan Gili Raja, Kecamatan Giligenting pada tahun 2012 hanya menganggarkan program penunjang operasi (PPO) sebesar Rp 1,5 miliar.
Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Sidik mengatakan, setelah pelaksanaan PPO (kini PKPO) dilakukan evaluasi, pada tahun 2013 perlu ada kenaikan anggaran dana, minimal Rp 2 miliar, kalau bisa mencapai Rp 2,5 miliar. Sebab, di Gili Genting itu masih banyak infrastruktur yang harus diselesaikan seperti jalan, penghijauan dan pembangunan dermaga yang masih belum selesai.
“Kami kira pada tahun 2013 ini dana itu perlu ditambah karena masih banyak fasilitas umum yang perlu ditambah dan diperbaiki, seperi dermaga yang sampai saat ini masih belum selesai-selesai dan penanaman pohon kepala tahun lalu gagal,” kata Wabup, Minggu (13/1).
Selain itu, sentra pembelian ikan juga perlu dibangun. Setelah ada sentra pembelian ikan, disitu pula ikan tersebut diproses menjadi bahan kebutuhan lain, misalnya dijadikan tepung guna dijual ke luar daerah.
“Kalau ada sentra pembelian ikan sekaligus bisa diproses untuk menjadi bahan kebutuhan lain, kami kira masyarakat yang mayoritas sebagai nelayan tidak akan menganggur. Jika musim angin kan bisa membuat ikan itu menjadi tepung misalnya,” ujarnya.
Wabup menjelaskan, untuk program tahun 2012 lalu, ada salah satu program yang gagal total, yaitu penanaman kelapa. Kegagalan penanaman kelapa itu karena kesulitan mencari bibit. Setelah mendapatkan bibit ternyata ditanam pada saat musim kemarau sehingga tidak ada bibit yang hidup.
“Harusnya kan menanam bibit kelapa itu di bulan Desember, jadi mendekati musim hujan. Kemarin kan ditanam pada saat musim kemarau, ya mati semua. Program itu yang gagal. Kalau yang lain, seperti jalan lumayan lah ada yang sudah diperbaiki,” paparnya.
Dana PPO sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun 2012 tuntas dikerjakan untuk pembangunan di Gili Raja, Kecamatan Giligenting. Sedangkan untuk program tahun ini diharapkan akan memperioritaskan pembangunan jalan, sebab jika jalan sudah beraspal semua, maka perputaran perekonomian masyarakat akan lebih lancar.
“Sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, pada tahun 2013 ini, program itu diprioritskan pada pembangunan jalan aspal karena bisa menunjang perekonomian masyarakat setempat,” ungkapnya.
Dia berharap, program yang gagal pada tahun lalu tidak terulang lagi ditahun ini dan akan datang. Sebab, jika program itu gagal seperti penanaman pohon kelapa hanya menghabiskan dana sedangkan hasilnya tidak ada.
“Harapan kami ditahun 2013 ini, semua program yang berkenaan dengan peningkatan perekonomian masyarakat bisa sukses,” harapnya. (rif/mk)