SURABAYA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, Kamis (10/1) memenuhi panggilan gelar perkara atas kecelakaan mobil ferari Tucuxi DI 99 di jalan raya Solo-Magetan, Desa Ngerong, Kecamatan Palosan, Magetan yang terjadi pada Sabtu (5/1). Gelar perkara tersebut berlangsung di RTMC Polda Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombespol Komarul Zaman.
Mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna hijau dan celana olahraga warna putih, serta sepatu kets , mantan COE Jawa Pos tersebut berjalan kaki dari Graha Pena ke Markas Polda Jawa Timur yang berjarak 200 meter dan langsung masuk melalui salah satu pintu Dit Reskrimum. Dahlan menginjakkan kakinya di Mapolda pada pukul 10.41 WIB dan disambut sejumlah petugas provost. Ketika ditanya provost, apakah ingin bertemu dengan Kapolda terlebih dahulu, Dahlan menolaknya. “Nggak usah bertemu kapolda, nanti dikira diatur lagi,” katanya.
Meski demikian, Dahlan tetap bertemu dan berjabat tangan dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko bersama Waka Polda Jatim Brigjen Pol Eddi Sumantri, serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib. Kemudian ia langsung menuju Gedung RTMC Polda Jatim, tempat ia menjalani pemeriksaan secara tertutup.
Kepada wartawan yang membuntuti dirinya menuju ke tempat pemeriksaan, Menteri BUMN itu mengaku tidak mengetahui status dirinya ketika dipanggil ke Polda Jawa Timur. Sebab, ia belum membuka surat panggilan yang diterimanya dari Polda Jawa Timur . “ Saya tidak tahu sebagai apa saya diperiksa, tetapi sebagai warga negara, saya ingin memenuhi kewajiban,” katanya dengan suara ketus.
Ketika disinggung mengenai pelanggaran yang dilakukannya, dengan nada tinggi, Dahlan Iskan mengatakan,” saya tahu saya bersalah. Dan saya sudah mengaku bersalah. Apa itu belum cukup? Kalau saya disuruh mencium kaki anda supaya anda percaya, saya akan melakukannya,” tandasnya disambut gerr wartawan. Ia kemudian tidak ingin menjawab pertanyaan wartawan mengenai masalah teknis dan langsung masuk ke ruangan RTMC untuk menjalani pemeriksaan secara tertutup.
Dahlan diperiksa sekitar 2 jam mulai pukul 11.00 WIB dan baru keluar sekitar pukul 13.00 WIB. Kepada wartawan yang setia menunggunya, Dahlan mengaku menerima 33 pertanyaan dari tim penyidik. (ara/abe)