SAMPANG – Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Sampang. Wartawan Koran Madura, Ryan Hariyanto. dan Plt Kabiro Kabar Madura, Fandri Ardiansyah menjadi korban kekerasan aparat kepolisian Polres Sampang.
Kejadian bermula saat pertunjukan musik dangdut di lapangan Wijaya Kusuma Sampang, Jumat (25/1) malam, yang diadakan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Sampang ke 389, diwarnai aksi ricuh penonton. Sejumlah wartawan dari media cetak dan elektronik yang berusaha mengabadikan kericuhan pononton pertunjukan musik dangdut tersebut, diantaranya wartawan koran ini, tiba-tiba terperangkap diantara penonton yang saling adu jotos dan aparat kepolisian yang berusaha mengamankan kericuhan.
Karena aparat kepolisian yang bringas dalam melakukan pengamanan membuat beberapa wartawan terjatuh dan nyaris jadi injakan penonton. Tidak hanya itu, handphone wartawan koran ini yang sedang digunakan memotret kericuhan terlepas ke tanah dan nyaris terinjak-injak. Beberapa wartawan juga sempat beradu mulut dengan pihak kepolisian yang sedang berseragam lengkap.
Polisi yang mengamankan para penonton yang diduga sebagai biang kericuhan, juga mengamankan sejumlah wartawan, termasuk wartawan Koran Madura. Akibatnya beberapa wartawan yang tidak terima dengan tindakan kepolisian tersebut bersitegang dengan polisi. “Kenapa malah kita yang diamankan? Kita kan hanya liputan ke sini dan polisi itu malah marah-marah sama kita,” protes Fandri Ardiansyah, Plt. Kabiro Kabar Madura dengan nada kecewa.
Sementara itu, Kapolres Sampang, AKBP Solehan melalui Kasat Sabhara AKP Heri Darsono yang ditemui di lokasi usai acara menjelaskan, pihak kepolisan tidak tahu jika saat insiden itu ada wartawan yang tengah meliput. “Saya selaku petugas di lapangan juga, saya minta maaf. Dan, sudah saya panggil anggota saya terkait kejadian tadi. Ya maklum saat kericuhan anggota saya tidak bisa membedakan antara penonton dan wartawan,” kelit Solehan.
Atas insiden kericuhan penonton tersebut, kepolisian dan panitia terpaksa menghentikan pesta rakyat pagelaran hari jadi Sampang ke 389 lebih awal. (ryn/msa/rah)