PAMEKASAN – Para wartawan yang bertugas di Pamekasan merasa perlu beristirahat dari riuh-rendah pemilukada. Sebab, para wartawan sudah cukup sibuk sejak pra hingga pemilukada usai dan KPU menghitung secara manual 12 Januari 2013 lalu.
Pasca penghitungan, wartawan merasa pemilukada sudah selesai tinggal menunggu pelantikan. Tetapi, hal itu tidak cukup karena pasangan calon yang kalah belum menerima kemenangan dari pihak lain dan bersengketa. Karena itu, wartawan menilai rangkaian pemilukada belum selesai karena masih menanti kelegowoan pasangan calon yang tidak berhasil meraih suara terbanyak.
Ketua AJP (Aliansi Jurnalis Pamekasan) Moh Fauzi menilai pemilukada selesai dalam satu hal dan belum selesai pada hal yang lain.
Menurutnya, pemilukada selesai pada tingkat kampanye, pencoblosan, dan penetapan KPU. Sedangkan pelantikan untuk bupati terpilih berdasar pleno KPU masih menanti ketentuan lebih lanjut. Dia menjelaskan, masa penantian ini memberikan jeda kepada wartawan untuk sejenak istirahat dari hiruk-pikuk pemilukada. “Kami (wartawan) sejenak bernafas untuk liputan serupa atau tidak serupa pemilukada,” katanya di balai wartawan Pamekasan. (abe)