SUMENEP – Petani di Desa Sabuntan Kecamatan Sapeken diresahkan hama ulat yang menyerang tanaman padi. Hama ulat mulai menyerang tanaman padi yang baru berumur satu bulan.
“Hama tersebut berupa ulat berwarna hijau yang membuat tanaman padi mengering dan mati. Hama ulat menyerang bagian batang dan daun, biasanya padi yang terserang langsung mati karena daunnya habis,” ucap Fadlan, 45, petani asal Desa Sabuntan, Senin (4/2).Secara terpisah, hal senada juga diungkapkan Syamsul. Menurut Syamsul, serangan hama ulat tersebut meresahkan warga, pasalnya padi sawah yang sebelumnya sudah mulai menghijau tiba-tiba berubah drastis menguning. “Bahkan ada diantaranya yang mati akibat bagian daunnya dimakan ulat –ulat ukuran hijau itu,” kata Syukron.
Dia menuturkan, ulat-ulat itu sudah berusaha mengantisipaso, tetapi hasilnya tetap, ulat-ulat itu tetap ada. “Kita sudah berusaha mengatasinya dengan cara disemprot pakek obat. Namun, belum juga tampak hasilnya,” tandasnya.
Baca Juga Menanam Gula di Pulau Garam.
Untuk itulah, petani di Desa Sabuntan, sangat berharap ada gerakan pencegahan dan pembasmian dengan cara penyemprotan yang dilakukan dinas terkait. “Kita ingin mengadu ke siapa, Dek, katanya, UPT yang menangani itu tidak ada, sehingga kita pun melakukan penyemprotan sendiri. Maka, petani sangat mengharapkan adanya penyemprotan secara masal agar hama menyerang tidak meluas lagi,” terang Syukron.
Ketika disinggung tentang penyebab timbulnya hama ulat yang menyerang tanaman padi petani ini, pengakuan mereka menduga salah satunya faktor cuaca. Selain itu, perlakuan pemeliharaan yang belum maksimal dilakukan petani. (sym/mk)