JAKARTA – Maharani Suciono (19), mahasiswi cantik berkulit putih yang turut diciduk KPK bersama Ahmad Fathanah turut angkat bicara soal uang tunai senilai Rp10 juta yang sempat diterimanya.
Dalam pengakuannya, gadis yang akrab dipanggil Rani itu tak menampik jika dirinya menginginkan uang tersebut.
“Enggak munafiklah. Siapa sih enggak mau dikasih uang,” ujar Rani di Hotel Nalendra, Jalan Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (5/2/2012) malam.Ia pun menuturkan, pertemuannya dengan Ahmad Fathanah di Hotel Le Meridien murni hanya untuk makan malam. Keduanya sudah berkenalan melalui SMS usai pertemuan di sebuah kafe di Senayan City (Sency) pada 28 Januari lalu.
“Saya tidak ingin dikatakan sombong jika menolak diajak berkenalan. Ya saya berpikir positif saja. Dia mau berkenalan, masak berkenalan saja enggak boleh,” tuturnya.
Sebelumnya, Maharani ditangkap ketika sedang berdua dengan Ahmad Fathanah, penerima suap PT Indoguna Utama, di Hotel Le Meridien. Belum diketahui secara pasti hubungan Maharani dengan Ahmad. Namun, saat ditangkap Maharani mengenakan rok mini yang memperlihatkan lekuk tubuh dari setengah paha.
KPK akhirnya membebaskan Maharani yang ikut ditangkap bersama AF saat menuju Hotel Le Meredian, Jakarta, Selasa malam pekan lalu. KPK beralasan Maharani tidak terlibat dalam kasus yang sedang ditangani