PROTES : Ratusan warga Desa Sologudig Kulon Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo bersitegang dengan petugas PLN
PROBOLINGGO – Ratusan warga Desa Sologudig Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo nyaris membakar mobil petugas PLN yang bertuliskan Pelayanan Teknik, Selasa (12/2).
Kejadian itu berawal, saat petugas PLN salah melakukan penyambungan dan memperbaiki trafo, hingga berakibat ratusan alat elektronik berupa televisi, laptop, kulkas serta mesin air milik warga hangus terbakar. Saat itu juga, ratusan warga langsung menyandra mobil PLN dan hampir membakarnya.Salah satu warga, Abdul Satar (56) mengaku, hari itu juga listrik padam. Saat itu juga, petugas PLN memperbaiki trafo. Namun, banyak warga yang tak mengerti langsung menancepkan kabel listrik ke elektroniknya.”Waktu itulah banyak alat elektronik milik warga langsung mengelaurkan asap dan hangus terbakar,”ucapnya.
Menurutnya, perbaikan itu sendiri di lakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Sontak, anggota polsek dan Kapolsek Pajarakan langsung mengamankan petugas yang memperbaiki trafo dari kepungan warga,” kata Abdul Satar.
Hal senada juga di sampaikan Kepala Desa Sologudig Sri Wahyuni. .”Ya mas, warga kami tadi hampir membakar mobil milik PLN. Beruntung petugas kepolisian langsung turun tangan, dan mengamankan petugas PLN. Warga kami juga kesal dengan pelayanan PLN yang sering mengalami pemadaman aliran listrik. Kalau telat bayarnya di denda,”tuturnya.
Secara terpisah, Kapolsek Pajarakan, AKP Sugeng Wikhanto mengaku, kalau petugas PLN dengan di saksikan perangkat Desa Sologudig Kulon sudah membuat surat pernyataan untuk mengganti alat elektronik warga yang rusak akibat kecerobohan dari petugas PLN saat memperbaiki trafo.
“Ini masih dalam pendataan, dan petugas PLN APJ Kraksaan siap untuk mengganti kerugian milik warga yang elektroninya rusak,”tandasnya.
Sementara itu, Asisten Menejemen APJ PLN Kraksaan, Sandy, dihubungi wartawan terbelit-belit. Bahkan petugas PLN sempat mengatakan. kejadian tersebut agar supaya tidak di besar-besarkan.”Jangan di besar-besarkan wes, lagian mau tak ganti kok,”pungkas petugas PLN yang langsung pergi.(hud).