JAKARTA – Bank OCBC NISP mengumumkan hasil dari penawaran awal (Bookbuilding) Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 mengalami oversubscribe sebanyak Rp 1 triliun dengan jumlah pokok yang ditawarkan kepada masyarakat sebesar Rp 3 triliun. “Di tengah kondisi pasar dan ketatnya persaingan saat ini, permintaan yang kuat dari para investor yang bahkan mengalami oversubscribed menunjukkan kepercayaan yang tinggi kepada Bank OCBC NISP,” ujar Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/2).
Menurut dia, masa penawaran awal Obligasi yang dimulai sejak tanggal 15 Januari 2013 hingga 29 Januari 2013, mendapat sambutan yang sangat positif dari para investor maupun nasabah. Penerbitan Obligasi ini merupakan bagian pertama dari Penawaran Umum Berkelanjutan Bank OCBC NISP dengan target dana sebesar 6 triliun rupiah yang akan diterbitkan dalam kurun waktu hingga dua tahun.
Dia menjelaskan, obligasi diterbitkan dalam 3 seri, yaitu seri A untuk jangka waktu 370 hari sebesar Rp 973 miliar dengan bunga 6,40 persen. Seri B untuk jangka waktu 2 tahun sebesar Rp 529 miliar dengan bunga 6,90 persen serta seri C untuk jangka waktu 3 tahun sebesar Rp 1.498 miliar dengan bunga 7,40 persen. “Bunga Obligasi akan dibayarkan setiap 3 bulan,” jelas dia.
Pengakuan positif ini juga dibuktikan oleh rating yang berhasil diraih Bank OCBC NISP dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”) yaitu idAAA dan peringkat idAAA(idn) dari Fitch Rating untuk instrumen Obligasi tersebut. Hal ini mencerminkan kemampuan dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang pada surat utang, disamping tentunya komitmen untuk menjaga kepercayaan yang diberikan. ”Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk penyaluran kredit,” tambah Parwati.
Masa penawaran umum Obligasi akan berlangsung pada tanggal 13 – 14 Februari 2013, diikuti dengan penjatahan pada tanggal 15 Februari 2013 dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 20 Februari 2013.
Reputasi Bank OCBC NISP yang baik di Industri perbankan nasional dan telah teruji dalam rentang waktu yang panjang selama hampir 72 tahun serta dukungan kuat dan berkesinambungan dari OCBC Group sebagai pemegang saham pengendali, terutama dari segi permodalan, branding, pengelolaan resiko, alih teknologi dan pengembangan human resources. Hal ini telah memberikan kepercayaan yang tinggi kepada seluruh investor dan stakeholders. (gam)