LONDON (koranmadura.com)- Petenis Inggris Andy Murray berharap agar dunia tenis tidak disusupi kasus doping seperti yang dialami dunia balap sepeda. Karena itu dia berharap ada proses antisipasi yang lebih ketat.
Dunia balap sepeda hancur lebur karena kasus doping yang dilakukan Lance Arstrong. Armstrong sendiri sudah mengakui aksinya hingga tidak terdeteksi saat tes anti doping.Akibatnya, tujuh gelar juara Tour de France miliknya dicabut menyusul hasil investigasi dari Badan Anti Doping Amerika Serikat. Belakangan, pebalap sepeda asal Amerika Serikat itu juga mengaku telah menggunakan zat terlarang dalam kariernya.
Pada prosesnya, skandal di balap sepeda itu berimbas kepada cabang-cabang olahraga lain. Merebak pertanyaan dan kecurigaan apakah atlet-atlet terkemuka di cabang lain juga mengonsumsi doping.
“Belakangan saya sudah sering ditanya jika tenis bersih atau tidak, tapi saya tidak tahu bagaimana Anda menilai bersih-tidaknya sebuah cabang olahraga. Jika satu dari 100 pemain menggunakan doping, menurut saya itu bukanlah olahraga bersih. Kami harus mengusahakan segalanya untuk memastikan bahwa semua yang berkompetisi di level tertinggi dan di bawahnya bersih,” kata Murray.
Dia melanjutkan, “Itu berarti tes darah dan biologis yang lebih banyak. Saya tahu porsi latihan yang saya gunakan dan saya tahu apa yang keluar-masuk tubuh saya, dan dari sudut pandang sendiri saya tahu bahwa saya bersih dan saya berharap para petenis lain pun seperti itu.”