BANGKALAN – Kasus kejahatan bermotif perampasan semakin marak beberapa waktu terakhir. Hal itu harus diwaspadai oleh seluruh masyarakat, karena kejahatan tersebut tidak mengenal waktu dan tempat. Kali ini, kasus tersebut dialami oleh Jaya B Mintai (39), warga Jl. Kemayoran Gempol Kebon Kosong, Jakarta Pusat. Pria yang berprofesi sebagai sopir ini menjadi korban perampasan mobil pikap yang dikendarai saat tiba di wilayah Kecamatan Blega Bangkalan malam hari.
Kronologisnya, pelaku perampasan yang bernama M. Toyib (36) dan Rasdi (35), keduanya waga Galis Bangkalan, menyewa mobil pikap jenis Grand Max dengan nopol B 9987 TAE yang dikemudikan oleh korban. Sewa dengan sistem carter tersebut untuk mengangkut lemari dari Jakarta menuju Sampang. Setelah lemari diturunkan dua pelaku tersebut memiliki rencana merampas mobil warna hitam tersebut.
Pada saat menuju ke arah barat, memasuki wilayah Kecamatan Blega pelaku meminta kepada korban untuk menggantinya mengemudikan mobil. Korban yang pada saat itu tidak memiliki perasaan curiga sedikit pun kepada pelaku, dengan senang hati pelaku bersedia untuk diganti. Akan tetapi, pada saat itu juga korban langsung ditinggal saat turun dari mobil. Praktis, korban kaget dengan refleknya mengejar mobil tersebut.
Nasib mujur tampaknya masih berpihak pada sopir malang itu. Sebab ia berhasil melompat dan bisa naik di bagian bak belakang pikap tersebut. Namun pada saat di bak belakang korban dihajar oleh salah satu pelaku menggunakan kunci pengaman yang memang sengaja berusaha agar korban terjatuh. Akan tetapi, justru pelaku yang kehilangan kendali saat terjadi perkelahian diantara keduanya. Pada saat itu, beruntung ada mobil patroli polsek Blega sedang melakukan penjagaan rutin di wilayah sekitar.
“Saat terjadi perkelahian di bak mobil belakang, korban dipukul menggunakan kunci pengaman. Justru pelaku yang terjatuh dari bak mobil,” ujar Kapolsek Blega, AKP Rivai.
Setelah pelaku terjatuh, lanjutnya, salah satu pelaku yang mengemudikan mobil itu langsung mempercepat laju kendaraan ke arah barat. Namun, korban saat berpapasan dengan mobil patroli berteriak meminta tolong. Mendengar teriakan korban, petugas yang sedang berpatroli langsung melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil diamankan.
“Salah satu pelaku beserta barang buktinya kami amankan, sedangkan pelaku satunya yang bernama Rasdi melarikan diri dan saat ini sedang dalam pengejaran,” paparnya.