PROBOLINGGO-Sebanyak 45 anggota dewan terpilih Kabupaten Probolinggo dalam pemilu 9 April kemarin, beberapa hari lagi akan di ambil sumpahnya. Masyarakat meminta agar para wakil rakyat tersebut bisa menepati janjinya saat kampanye.
Bahkan mereka juga berharap agar rakyat tidak dijadikan kepentingan sesaat dalam momentum pemilu legislatif.
”Anggota dewan itu terpilih berdasarkan visi dan misi yang di janjikan saat mencalonkan diri,” ujar Edy Haliyanto, Ketua Pimpinan Anak Cabang GP ANSOR Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo, Rabu (27/8).
Menurutnya, janji para caleg yangterpilih bagi pemilih tetap akan dipegang teguh. Karena banyak janji yang telah diucapkan ketika mencalonkan diri. Kalau caleg yang terpilih tersebut menjadi harapan para pemilih untuk mewakilinya di lembaga legislatif.
“Jangan sampai kepercayaan rakyat di khianati oleh dewan terpilih. Janji tersebut bukan hanya kepada rakyat, namun kepada sang pencipta,” jelas Edy Haliyanto.
Kalau rakyat telah dihiyanati oleh caleg yang diyakini, lanjut Edy Haliyanto, secara otomatis kepercayaan akan membudar. Dipastikan caleg itu diyakini tidak akan terpilih kembali jika mencalonkan.”Saat ini rakyati sudah cerdas, jangan mudah untuk mengkhianati,”ucapnya.
Sementara itu, Sukin (40) salah satu warga desa Balado Kulon Kecamatan Tegalsiwalan, meminta agar dewan yang terpilih bisa menjalankan amanah rakyat. Karena dewan bukan hanya untuk mencari pekerjaan semata.“Lembaga dewan merupakan tempat untuk menentukan nasif rakyat selama lima tahun mendatang,’ jelasnya.
Ia menegaskan dewan yang akan menjalankan pemerintahan di lembaga pembuat aturan daerah dan penentu anggaran, setidaknya menjadi penyambung lidah kepentingan raktyat. Bukan hanya mementingkan kepentingan golongan atau kepentingan pribadinya.
“Tugas dan fungsi dewan itu harus mampu memberikan perubahan atas kepentingan semuanya. Sehingga tugasnyabenar-benar bisa dijalankan dan amanah,” tegasnya.
Secara terpisah, Dosen Politik Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo, Imam Sucahyo, mengatakanselain eksekutif dan yudikatif, dewan merupakan bagian dari Trias Political dalam berdemokrasi yang berada dalam bingkai legislatif.
“Mereka akan membuat sebuah aturan dan penentu anggaran. Bahkan dewan merupakan bagian terpenting dalam pemerintahan,”tandasnya.
Dikatakan, dewan yang terpilih harus mampu mengawal aspirasi rakyat di legislatif. Secara umum bisa memberikan kemajuan terhadap daerahnya.”Terkadang dewan yang terpilih tidak bagitu getol dan semangat, jika dibandingkan saat mencalonkan diri,”pungkas Imam Sucahyo.