BANGKALAN – Dugaan penyelewengan dana Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpadu 2014 di Kecamatan Socah kini dalam proses penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan. Sedikitnya 5 kepala desa dimintai keterangan menyangkut permasalahan tersebut. Pasalnya, dana yang diperuntukkan program pembenahan data kependudukan tersebut tak pernah diterima oleh 11 desa yang ada di kecamatan setempat.
“Kami hanya meminta keterangan dari kepala desa di kecamatan Socah menyangkut dana SIAK yang dimaksud. Belum ada tersangka mengenai dugaan masalah itu,” terang Kasie Intel Kejari Bangkalan, Benny Nugroho, kemarin (6/4).
Dia menjelaskan, penyelidikan dilakukan terhadap 5 kepala desa di kecamatan Socah, apakah info mengenai dugaan penyalahgunaan dana SIAK itu benar-benar ada. Jika dalam proses penyelidikan tersebut ditemukan dua alat bukti baru bisa ditingkatkan pada proses penyidikan. Dalam pemeriksaan tersebut, mereka dimintai keterangan sejak pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB.
“Baru nanti kalau sudah penyidikan ada tersangka. Saat ini masih belum, hanya dalam proses meminta keterangan dari kepala desa, karena permasalahannya masih belum jelas,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang kepala desa, Abbdurrahman, yang mewakili seluruh desa di Kecamatan Socah, mengaku dimintai keterangan terkait dana SIAK di Kecamatan Socah. Dirinya membenarkan jika sejak 6 bulan dana tersebut belum dicairkan ke desa-desa di Kecamatan Socah.
Dana yang biasa cair tiap tri wulan, pada tahun 2014 lalu tidak ada sama sekali, sehingga itu membuat curiga semua kepala desa yang ada di kecamatan tersebut. Lebih lanjut, aparatur desa telah mendatangi pihak kecamatan, untuk menanyakan keberadaan dana SIAK Terpadu pada tahun 2014. Sebab secara prosedural seharusnya sudah cair pada akhir tahun lalu. Namun, pihak kecamatan selalu beralasan kalau pencairan dana SIAK Terpadu belum ditandatangani oleh Bupati.
“Sampai saat ini kami belum menerima dan SIAK. Biasanya kami menerima per tri wulan. Semua desa sebanyak 11 desa di kecamatan Socah belum menerima,” terangnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, mengenai program kependudukan pada tahun 2014 tersebut, pihak kecamatan mengaku semua program sudah berjalan lancar, tidak ada kendala karena pelaporan kepada pemkab sudah selesai. Menurutnya, dana SIAK Terpadu merupakan honor bagi tim kecamatan. Namun, pihaknya tidak mau memberikan besaran dana SIAK Terpadu 2014 yang telah dianggarkan.
“Menurut pandangan saya pelaksanaan kegiatan pembenahan kependudukan dan alokasi dana SIAK, sudah berjalan lancar,” ungkap Camat Socah, Hosin Jamili waktu lalu.
(MOH RIDWAN/RAH)