
SUMENEP, koranmadura.com- Blusukan ke pasar Gapura, Achmad Fauzi, Cawabup nomor urut 1 menerima banyak keluhan dari para pedagang, salah satunya tentang penataan pasar. Menurut mereka, pasar Gapura masih belum tertata dengan baik.
“Sehingga terlihat acak-acakan. Pedagang pun berjualan tidak aman dan nyaman,” kata Emmas, salah satu pedagang setempat saat Fauzi blusukan ke pasar, Sabtu (14/11).
Yang paling terlihat amburadul ketika hari Sabtu, saat pasar sapi. “Pasar tumpah, jalanan macet dan bau. Mungkin lebih baik ada tempat khusus untuk pasar sapi,” keluhnya
Pula, katanya, saat hujan para pedagang tidak aman. “Kami harus sedia pengaman jika hujan datang, makanya jika Pak Fauzi jadi, kami berharap dapat menata ulang pasar, sehingga saat hujan kami tetap merasa aman berjualan,” harapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Umma, pedagang lain. Menurutnya, pasar Gapura besar dan ramai. “Karena fasilitas kurang dan penataan juga belum baik, maka mereka terlantar dan berjualan di bawah terik matahari,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan itu, Achmad Fauzi mengaku bukan tipe orang yang suka mengumbar janji. “Tapi jika terpilih, maka saya akan berupaya dan berjuang untuk kebutuhan rakyat di bawah. Sekarang, saya dan kiai Busyro mohon doa dan dukungan penuh agar kami kembali melanjutkan perjuangan,” katanya.
Apalagi selama pemerintahan kiai Busyro, pasar-pasar di beberapa daerah telah direhap dan ditata ulang. “Khusus Gapura sendiri, insya Allah akan kami perjuangkan,” tegasnya. (SYM)