SUMENEP-Menghadapi pemilihan kepala darah di kabupaten Sumenep, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengingatkan kader-kadernya untuk terus bekerja keras bagi kemenangan Busyro-Fauzi.
“Hari ini hasil survei mengatakan kita unggul. Namun itu tidak boleh membuat kita terlena. Sebab bila kita lengah, keadaan bisa berbalik,” ujar MH. Said Abdullah dalam Rapat Kordinasi PKB-PDIP untuk pemenangan Busyro-Fauzi, Jumat (6/11/15).
Menurutnya, semua kader PDIP dan relawan Pasangan Busyro-Fauzi harus terus menerus bergerak dan turun ke masyarakat. Menyapa mereka dan meminta dengan tulus untuk ikut berjuang memenangkan Busyro Fauzi.
“Masing-masing kita mari bergerak sesuai pasarnya masing-masing. Saya bersama PDIP bertemu para petani dan nelayan, PKB silahkan silaturrahim dengan para santri dan kiayi. Tidak usah persoalkan koordinasi PAC PDIP dan PAC PKB. Kita memang tidak perlu bersama-sama terus. Sekali lagi mari bergerak masing-masing melebarkan sayap,” pintanya dengan berapi-api.
Sementara itu Busyro Karim yang juga hadir dalam acara tersebut mengucapkan terimakasih kepada seluruh kader PDIP dan PKB yang selama ini telah bekerja keras dalam usaha memenangkan pasangan Busyro-Fauzi.
Namun demikian ia menegaskan bahwa ke depan medan akan makin berat. Seperti halnya Said, ia meminta kader dan pengurus PAC PKB-PDIP tidak lengah. Harus makin keras dan makin bersemangat.
“Pada tanggal 9 Desember nanti, Pasangan nomor urut 1 bukan hanya harus menang. Tapi harus menang besar,” serunya disambut riuh tepuk tangan para hadirin.
Pada pilkada Kabupaten Sumenep, terdapat dua pasang calon yang akan adu kuat menjadi yang terbaik. Pasangan nomor urut 1 adalah Busyro-Fauzi yang diusung PKB, PDI Perjuangan dan didukung oleh Partai NasDem. Sementara Pasangan nomor urut 2 adalah Zainal Abidin dan Dewi Kholifah. Mereka diusung PPP, PAN, PKS, Gerindra, Demokrat, Golkar, Hanura dan PBB. (beth)