SAMPANG, koranmadura.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang menyatakan genangan banjir di Sampang mulai surut, seperti yang terlihat di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Dalpenang, Kota Sampang, Selasa (27 September 2016) sekitar pukul 14.00 wib.
“Alhamdulillah air sudah mulai surut kembali. Tadi pukul 11.00 wib, air masih tinggi,” tutur Aziz, warga Jalan Panglima Sudirman.
Baca: Banjir Sampang Telan Korban, Nasiyeh Tewas
Bocah 5 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai di Sampang
Hari Ketiga, Banjir di Sampang Tetap Tinggi
Meski banjir sudah mulai surut, ia mengaku masih khawatir. Sebab, di wilayah utara yang menjadi penyumbang banjir seperti Karang Penang, Omben, dan Omben terlihat mendung. “Kita tetap waspada adanya banjir susulan, karena kemarin ada hujan cukup lebat. Dan sekarang ini kondisi awan masih mendung,” akunya.
Sementara Kepala BPBD Kabuaten Sampang Wisnu Hartono menerangkan, banjir sudah mulai surut sejak pukul 12.00. Kondisi air saat ini berbeda-beda tiap titiknya, seperti Desa Pasean, Desa Panggung 20-30 centimeter, Gunung Maddah 30-40 centimeter, Jalan Imam Bonjol Kelurahan setinggi 40-60 centi meter. Jalan Suhadak hingga SMP Negeri 6 ketinggian air mencapai 20-40 centimeter. Di depan SMK Negeri 1 genangan masih 30-45 centi meter.
“Sedangkan di Jalan Melati masih setinggi 40-70 centimeter, kelurahan Rongtengah dan Monumen setinggi 30-40 centi meter, Jalan Bahagia 20-40 centi meter, Jalan Kamboja 40 centimeter, Panglima Sudirman 15-30 centi meter,” imbuhnya.
Pihaknya memperkirakan pukul 19.00 wib, kondisi banjir akan surut total. “Itupun jika tidak ada tambahan hujan, kalaupun ya besok,” pungkasnya. (MUHLIS/MK).
