MANCHESTER-Zlatan Ibrahimovic mengakui bahwa Jose Mourinho adalah seorang pelatih hebat. Sayangnya, ia tidak bisa berada bersama Mourinho di Inter Milan untuk waktu yang lama. Ia pun menyesal dengan kondisi tersebut. Bersama Mou, sapaannya, Ibra merebut juara Liga Serie A Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions pada 2010.
Pada musim panas 2010, Mourinho dipinang Real Madrid. Ibrahimovic sempat ke AC Milan dan Paris Saint Germain (PSG) sebelum akhirnya reuni dengan Mourinho di Manchester United sejak awal musim panas 2016.
“Mourinho adalah seorang pelatih super. Ia mengetahui semua hal tentang pertandingan. Saya sangat menyesal saya tidak cukup lama di bawah asuhannya. Ketika ada kesempatan datang untuk bergabung bersamanya lagi sebagai pelatih saya di MU, maka bagi saya, ini sebuah keputusan yang mudah,” papar mantan kapten Timnas Swedia itu.
Ia melanjutkan, “Siapa yang tidak ingin dilatihnya? Saya berada di sebuah klub besar dengan seorang pelatih besar dan pendukung yang begitu luar biasa dan saya ingin sedapat mungkin meraih kesuksesan.”
Kehadiran Ibra di Old Trafford langsung memberi dampak yang luar biasa bagi Setan Merah musim ini. Ia selalu mencetak gol pada tiga laga resmi MU musim ini. Ia mencetak gol penentu kemenangan MU atas Leicester City di laga Community Shield dan dua laga perdana Liga Inggris. (espn/aji)