SUMENEP, koranmadura.com – Jembatan utama penghubung antara Kecamatan Ganding dan Kecamatan Rubaru, di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ambruk, Selasa (27 September 2016). Akibatnya, laju transportasi warga setempat lumpuh total.
Ahmadi, warga Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, menceritakan, peristiwa tersebut terjadi setelah desa setempat diguyur hujan lebat disertai angin kencang, Senin (26 September 2016) sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
“Saat itu air sangat deras hingga di atas jembatan. Sehingga sebagai tanah di sisi barat terkikis air sehingga membuat jembatan itu ambruk,” katanya saat ditemui di kediamannya, Selasa (27 September 2016).
Masyarakat meminta agar pemerintah daerah segera mencarikan solusi untuk memperbaiki jembatan yang melintang ke arah barat tersebut. Jembatan itu merupakan jalan utama aktivitas masyarakat di dua kecamatan. “Alhamdulillah tadi pagi tim dari Dinas PU Bina Marga dan PU Pengairan sudah turun mengkroscek di lokasi. Semoga saja cepat diperbaiki,” tuturnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Febriyanto, mengatakan akan segera menindaklanjuti terkait ambruknya jembatan di Basoka tersebut. “Kami sekarang akan menuju ke lapangan dan mengecek terhadap longsor dan ambruknya jembatan itu,” tandasnya. (JUNAIDI/MK)
