SAMPANG, koranmadura.com – Pegiat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menilai Jalan Sepanjang 200 Meter di Pasar Omben Digenangi Air, akibat kurang maksimalnya perencanaan pengerjaan saluran pembuangan yang ada.
Sebab saat ini kondisi saluran pembuangan mampet dan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Tahun 2015 kemarin dikerjakan oleh instansi terkait, tapi apa, tidak ada hasilnya. Bisa saja perencanaannya salah,” tudingnya, Sabtu (24 September 2014). “Dan herannya, sekarang ini instansi terkait tampak tutup mata melihat kondisi genangan air yang terjadi,” imbuhnya.
Sementara Kabid Bina Manfaat Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Sampang Zainullah membenarkan jika pada bagian aliran sumber air di Omben merupakan ranahnya. Sebelumnya sudah dilakukan pengerukan.
“Kalau di bagian pembuangan itu bagian Bina Marga, tapi kalau di bagian aliran sumber memang di dinas kami. Tahun 2015 kemarin sudah dikeruk,” terangnya.
Terpisah, Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Roy Moh Rokib ketika dikonfirmasi tidak bisa memberikan keterangan dengan alasan masih menghadiri acara pernikahan. “Maaf, Mas, saya masih di acara mantenan,” singkatnya. (MUHLIS/MK)
