koranmadura.com – Kebiasan seseorang bermacam -macam sifat dan karakternya. Ada seseorang yang kebiasaan marah, sedikit orang bermasalah, emosinya cepat memuncak. Biasa juga manusia pasti akan marah apabila ada sesuatu yang menjengkelkan dirinya atau karena sesuatu hal yang berjalan tidak sesuai seperti perkiraannya. Tapi, bagaimana apabila seseorang sangat suka marah-marah? Kadang hal sepele yang menjengkelkan bisa menjadi pemicu seseorang marah, bahkan hal ini terjadi cukup sering akibat orang tersebut tidak dapat mengontrol emosi dan tidak sabaran. Selain orang tersebut tentunya tidak disukai oleh kebanyakan orang, karena terlalu sering marah.
Ternyata ada pula dampak negatif yang timbul pada kesehatan akibat terlalu sering marah-marah, diantaranya :
Gangguan Pencernaan
Ternyata orang yang seing marah berpotensi terserang penyakit gangguan pencernaan. Hal ini dikarenakan saat seseorang sedang marah, secara tidak langung dapat meningkatkan kadar asam lambung dalam tubuhnya yang dapat memicu terjadinya gangguan pencernaan. Saat marah, pikiran seseorang pastinya akan menjadi tegang, seperti halnya orang yang sedang stres.
Tegangnya pikiran ini yang memicu naiknya asam lambung dan mengikis mukosa yang melapisi dinding. Jika seseorang terlalu sering marah, lama-kelamaan mukosa akan terus terkikis dan ini lah yang menyebabkan penyakit asam lambung yang sering disebut maag. Selain itu seseorang yang mudah marah berpotensi pula terserang penyakit lain seperti refluks asam dan sembelit.
Gangguan Pernafasan
Seseorang yang memiliki emosi terlalu berlebihan, terutama saat marah-marah ternyata akan menyebabkan nafas menjadi sesak. Sesak nafas tersebut sering juga disebut asma. Seperti yang dijelaskan sebelumnya orang yang sering kali marah-marah akan memicu kenaikan asam lambung, kenaikan asam lambung ini juga ternyata menjadi pemicu terjadinya gangguan pernafasan atau asma. Serangan asma yang tiba-tiba pada saat marah akan membuat nafas terengah-engah, dan apabila gangguan asma tersebut parah dapat pula berakibat kematian.
Sakit Kepala
Terlalu sering marah akan menyebabkan anda sering terserang penyakit sakit kepala. Sakit kepala ini disebabkan adanya peningkatan tekanan darah di kepala yang sangat tinggi. Pada awalnya terlalu sering marah akan menyebabkan migraine atau sering pusing, namun lama-kelamaan dapat pula memicu penyakit yang berbahaya lainnya akibat tekanan darah yang terlalu tinggi.
Susah Tidur
Saat marah, emosi seseorang jadi tidak terkendali dan menyebabkan otak terus menyimpan memori atau emosi tersebut, sehingga akhirnya dapat menimbulkan susah tidur akibat selalu resah. Adanya aktifivitas berlebih pada tubuh seperti meningkatnya denyut jantung dan tekanan darah, nafas tidak teratur dan adanya kejang otot akibat marah-marah dapat menyebabkan insomnia atau susah tidur.
Serangan Jantung
Resiko serangan jantung akan semakin meningkat ketika marah-marah akan terjadi pada seseorang yang sebelumya sudah memiliki faktor terserang penyakit jantung. Terjadinya serangan jantung diakibatkan adanya gumpalan darah yang terjadi ketika seseorang sedang meluapkan kemarahannya. Gumpalan darah yang terbentuk akan menyebabkan terjadinya peradangan pada pembuluh darah. Selain itu jika seseorang marah atau stress dapat pula meningkatkan aktivitas detak jantung, meningkatnya tekanan darah, pembekuan, dan penyempitan pembuluh darah sampai menyebabkan serangan jantung yang mematikan.
Stroke Otak
Marah yang berlebihan dapat pula menyebabkan pecahnya pembuluh darah pada otak. Pecahnya pembuluh darah dapat disebabkan karena tekanan darah yang meningkat tidak wajar saat seseroang tidak dapat mengontrol emosi akibat marah berlebihan. Dengan adanya pembuluh darah yang pecah akan menyebabkan timbulnya stroke otak. Stroke otak ini tentunya sangat berbahaya yakni dapat melumpuhkan seluruh tubuh bahkan dapat pula berujung kematian.
Sumber
Wartakesehatan.com
