SUMENEP, koranmadura.com – Sebanyak enam kamar mandi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep tidak bisa difungsikan. Hal itu diketahui saat Ketua DPRD setempat melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Plat Merah itu.
“Ada enam kamar mandi yang toiletnya sudah tersumbat,” kata Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, kepada sejumlah awak media usai melakukan Sidak, Selasa, 17 Januari 2017.
Dikonfirmasi secara terpisah, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, melalui Kabag TU Rumah Sakit, Jamali, mengaku memang ada kerusakan fasilitas rumah sakit berupa kamar mandi. Namun pihaknya mengatakan akan segera memperbaikinya.
Jamali mengklaim, kerusakan kamar mandi tersebut terjadi tidak begitu lama. Menurutnya keruskaan tersebut disebabkan membludaknya pasien. “Sehingga ada beberapa toilet kamar mandi yang harus dilakukan perbaikan,” ungkapnya.
Selebihnya, dia mengungkapkan bahwa, sejauh ini untuk perbaikan fasilitas, pihak rumah sakit belum pernah menggunakan anggaran dari APBD, tapi menggunakan anggaran operasional BLUD. “Kalau dari APBD belum pernah,” klaimnya.
Sementara salah seorang keluarga pasien, Fadal, mengaku tak terlalu mempersoalkan fasilitas rumah sakit. Namun, dia mengatakan, yang perlu dibenahi adalah pelayanan pihak rumah sakit kepada pasien. “Terkai fasilitas sebenarnya tidak terlalu menjadi malah. Sebenarnya yang perlu segera diperbaiki adalah interaksinya dengan pasien, selama ini menurut kami kurang fine,” tuturnya. (FATHOL ALIF/BETH)
