SUMENEP, koranmadura.com – Meski baru saja dilantik, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Sofiyanto, dituntut mundur dari jabatannya oleh Koalisi Mahasiswa Peduli Sumenep (Kompas).
Tuntutan itu disampaikan puluhan mahasiswa saat melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Disbudparpora, Kamis, 19 Januari 2017. Mahasiswa menilai, Kepala Disbudparpora tak kreatif dalam mengembangkan pariwisata di kabupaten paling timur Pulau Madura ini.
Baca:
https://www.koranmadura.com/2017/01/19/konsep-pengembangan-wisata-dinilai-tak-jelas-mahasiswa-demo-disbudparpora/
Berdasarkan selebaran yang dibawa dan dibagi-bagikan, mahasiswa mencatat beberapa point terkait kegagalan Disbudparpora selama ini. Di antaranya, design pengembangan wisata di Sumenep tak jelas, serta perencanaan program Disbudparpora amburadul dan tidak fokus.
“Atas dasar itulah, atas nama pemuda dan rakyat Sumenep yang tergabung dalam organisasi Mahasurya, Laksamuda, dan Gempar, menuntut Kepala Disbudparpora mundur dari jabatannya dan perombakan struktur birokrasi di internal Disbudparpora.” Demikian dalam selebaran itu.
Baca:
https://www.koranmadura.com/2017/01/17/visit-2018-pemkab-sumenep-diprediksi-jatuh-ke-lubang-yang-sama/
Saat ini, puluhan mahasiswa masih berdialog dengan Kepala Disbudparpora yang baru dilantik pada Rabu, 11 Januari 2017 lalu, bersama dengan 99 pejabat tinggi pratama lainnya, bertempat di Pendopo Keraton Sumenep. (FATHOL ALIF/BETH)
