SUMENEP, koranmadura.com – Pelayanan kesehatan di lingkungan Kabupaten Sumenep kembali dikeluhkan oleh masyarakat. Kali ini terjadi di Puskesmas Kepulauan/Kecamatan Masalembu. Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengaku akan menindaklanjutinya.
Keluhan itu datang dari salah seorang warga Kepulauan Masalembu, Makhtum Syarif. Menurutnya, yang seringkali menjadi keluhan masyarakat sekitar sana ialah sering tidak adanya petugas jaga. “Setiap kali ada pasien datang, keluarga pasien masih harus mencari petugas di sana,” katanya kepada wartawan, Selasa, 11 Januari 2017.
Tak hanya itu, pasien yang datang ke Puskesmas harus membayar biaya berobat lebih dulu sebelum mendaftar. Padahal, sambungnya, seharusnya didaftar dulu baru membayar. “Puskesmas juga seakan-akan tidak menyediakan obat. Karena untuk penebusan atau pembelian obat kepada salah satu sopir di Puskesmas,” tambahnya.
Makhtum mengaku sudah sering kali ingin mengadukan hal tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, A. Fatoni. Hanya saja, ketika dirinya datang ke kantor dinas selalu tidak bertemu. “Kami tidak mungkin datang setiap hari. Karena dari kepulauan jauh,” ujar dia.
Kepala Dinkes Sumenep, A. Fatoni saat dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut mengaku akan menindaklanjuti. Namun kalaupun memang benar ada petugas seperti yang dikeluhkan, menurut dia, pasti hanya oknom. Tidak keseluruhan.
“Nanti akan ditindaklanjuti. Soalnya ini keluhannya dari kepulauan. Seandainya di daratan, pasti sudah saya parani itu,” katanya saat dihubungi wartawan melalui sambungan teleponnya. (FATHOL ALIF/MK)
