SUMENEP, koranmadura.com – Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga mengklaim telah selesai menyusun masterplan Gili Labak dan Gili Iyang.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, mengatakan, Gili Labak dan Gili Iyang merupakan dua destinasi wisata yang akan dijadikan icon Visit Sumenep 2018 nanti.
“Kalau masterplan Gili Labak dan Gili Iyang sudah selesai. Dua destinasi wisata itu akan dijadikan icon Visit Sumenep Years 2018,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 21 Februari 2017.
Sofi memastikan, masterplan Gili Labak dan Gili Iyang sinkron dengan rencana induk pengembangan pariwisata daerah (Rippda). “Karena penyusunan DED dan masterplan itu memang harus merujuk kepada Rippda,” tambahnya.
Sementara masterplan Gili Genting, dalam hal ini Pantai Sembilan, menurut Sofi, saat ini masih digarap oleh pihaknya. Dia tidak memastikan kapan masterplan destinasi wisata yang terletak di Desa Baringsang itu akan selesai.
“Sekarang kami masih mempersiapkan yang di Gili Genting, yang Pantai Sembilan itu,” pungkas mantan Kabag Humas dan Protokol Setkan Sumenep itu. FATHOL ALIF/MK
