SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memiliki program kunjungan wisata tahun depan (Visit Years 2018). Namun fasilitas di sektor kesehatan di sejumlah objek wisata hingga saat ini belum memadai.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, A. Fatoni mengakui fasilitas kesehatan di sejumlah objek wisata belum memadai. Beberapa objek kesehatan dimaksud, salah satunya Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango. Masih perlu terus dibenahi.
“Tapi yang belum memadai itu untuk kegiatan pariwisatanya. Itu yang memang masih perlu dibenahi. Kalau pelayanan kepada masyarakat secara umum, sejauh ini sudah memadai,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 26 April 2017.
Salah satu objek wisata lainnya yang belum memliki fasilitas kesehatan memadai ialah Gili Iyang, Kecamatan Dungkek. Padahal pulau tersebut diproyeksikan sebagai objek wisata kesehatan.
Menurut Fatoni, khusus di Pulau Gili Iyang, pihaknya berencana akan mengembangkan Pustu (puskesmas pembantu) di sana menjadi Pustu Pariwisata. “Pustu di sana akan dikembangkan jadi Pustu pariwisata. Ke depan kemampuan SDM-nya juga akan kita perbaiki,” ujar Fatoni.
Sebagai sarana penunjang di Pustu Pariwisata tersebut, sambung dia, Dinkes juga akan menyediakan sepeda ontel. (FATHOL ALIF/RAH)