PAMEKASAN, koranmadura.com – Dinas Pendidikan Pamekasan (Disdik) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengaku sudah mengantisipasi listrik padam, selama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP/sederajat berlangsung.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Moh. Tarsun. Menurutnya, pelaksanaan UNBK SMA/SMK beberapa waktu lalu dijadikan pelajaran bagi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP kali ini, sehingga pihaknya menyiapkan energi listrik cadangan dengan mesin generator.
“Jadi, pemadaman listrik yang terjadi pada hari pertama pelaksanaan UNBK tidak sampai merugikan siswa, karena siswa tetap bisa menyelesaikan pekerjaannya, meski harus menunggu sebentar. Sesaat setelah listrik padam, mesin cadangan langsung dihidupkan,” kata Tarsun.
Dalam perangkat komputer yang digunakan, hasil pekerjaan siswa banyak yang masih tersimpan di server, sehingga saat listrik nyala bisa langsung dilanjutkan. Hanya sebagian kecil saja yang harus mengerjakan dari awal.
“Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya jika terjadi kendala, baik dari listrik maupun perangkatnya. Di setiap ruangan kami sediakan sejumlah komputer cadangan. Kalau misalnya ada yang error, siswa bisa pakai komputer cadangan itu,” ungkapnya. (ALI SYAHRONI/RAH)