SUMENEP, koranmadura.com – Jelang Ramadan, jumlah penumpang kapal jurusan kepulauan mulai mengalami lonjakan dari hari-hari biasa. Seperti terjadi pada penumpang kapal Express Bahari, Kamis, 18 Mei 2017, di Pelabuhan Kalianget.
Salah seorang penumpang, Sugi, asal Kepulauan Kangean, mengaku sengaja pulang lebih dulu dari tempat kerjanya di Malaysia karena ingin memulai puasa bersama keluarga di kampung halaman.
Selain itu, dia juga mengaku takut tak kebagian tiket jika pulang saat menjelang Lebaran. “Kalau pulangnya saat sudah puasa, apalagi kalau mau Lebaran, khawatir tak kebagian tiket. Karena biasanya tambah membludak,” kata warga Desa Laok Jangjang, Kecamatan Arjasa itu.
Penumpang kapal Express Bahari hari ini meningkat sampai 100 persen dibanding sebelum-sebelumnya. Jika sebelum mendekati Ramadan jumlah penumpang kapal cepat itu hanya sekitar 150 orang, hari ini mencapai 326 penumpang.
“Hari ini jumlah penumpang mengalami peningkatakan. Tadi jumlahnya sampai 326 orang. Kalau biasanya paling 150-an,” kata Kepala Perwakilan Expres Bahari, Rifki Ademarta.
Dia menduga, terjadinya lonjakan penumpang itu ada kaitannya dengan Ramadan. Sehingga banyak warga pulau pulang kampung karena ingin memulai puasa bersama keluarganya.
Dilihat dari barang bawaan penumpang, Rifki berkesimpulan mereka kebanyakan adalah TKI (Tenaga Kerja Indonesia). “Karena barang-barang yang dibawa itu kebanyakan koper,” ujarnya.
Kapal Express Bahari melayani rute Kalianget-Kangea. Kapal ini melayani masyarakat sebanyak tiga kali dalam seminggu, yaitu tiap hari Sabtu, Senin dan Kamis. “Cuaca saat ini insya Allah aman,” tambah Rifki. (FATHOL ALIF/MK)