SAMPANG, koranmadura.com – Kapolres Sampang, Madura, Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tofik Sukendar meminta warga melaporkan polisi yang mencari-mencai kesalahan pengendara. Hal ini diungkapkan untuk memberikan jaminan bahwa anggotanya tidak ‘nakal’’ selama digelar Operasi Patuh Semeru 2017.
“Sekali nanti ditemukan atau ada masyarakat melaporkan, akan kita lakukan tindakan tegas terhadap anggota, yang melakukan pelanggaran atau melakukan hal-hal yang merugikan, apalagi meresahkan masyarakat,” kata Tofik.
Di tempat yang sama, Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Eka Purwana Putra menjelaskan sasaran operasi Patuh Semeru meliputi penindakan pelanggaran kasat mata, seperti tidak memakai helm, berkecepatan tinggi, melawan arus, juga yang melanggar rambu dan marka jalan.
“Yang tidak kalah penting adalah pelanggaran yang berpotensi laka menonjol atau laka yang jumlah korbannya itu massal. Seperti angkutan barang yang memuat orang,” ujar Erika.
Operasi digelar mulai Selasa 9 hingga 22 Mei. Tidak hanya di wilayah Kota Sampang. Namun juga jalur lalu lintas di wilayah kecamatan. (NWW/RAH)