SUMENEP, koranmadura.com – Kenakalan remaja di wilayah kepulauan kian memprihatinkan. Seperti di Kepulauan/Kecamatan Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur, masalah tersebut perlu segera diatasi oleh semua pihak.
Salah satu bentuk kenakalan remaja di daerah ini ialah semakin marak anak muda yang gandrung terhadap minuman keras (miras). Tak hanya pemuda pengangguran, tapi juga para pelajar.
Kepala Desa Sapeken Anwar menuturkan beberapa waktu lalu sedikitnya 12 siswa SD kedapatan sedang minum miras oplosan saat jam istirahat. “Ini sudah sangat memprihatinkan,” katanya.
Sementara Camat Sapeken, Moh. Sahlan mengatakan, untuk mengantisipasi semakin maraknya kenakalan remaja di daerahnya, salah satunya semua orangtua harus lebih ketat mengawasi aktifitasnya.
“Kalau sedang di sekolah, para guru juga harus lebih meningkatkan pengawasannya. Agar semua anak didik saat jam pelajaran tidak keluar-masuk sekolah begitu saja,” tandasnya.
Untuk diketahui, dalam dua bulan terakhir, setidaknya sudah ada dua remaja diduga menjadi korban miras oplosan. Karena itu, aparat kepolisian setempat mengaku telah meningkatkan patroli untuk mengantisipasi semakin maraknya kenakalan remaja.
“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di ranah keluarga agar tidak memberikan ruang kepada anak-anak melakukan tindakan yang dapat merugikan, baik orang lain atau dirinya sendiri,” ujar Kapolsek Sapeken, Iptu Sepenu. (FATHOL ALIF/RAH)