SUMENEP, koranmadura.com – Dua kekalahan diderita Perssu Real Madura di awal Liga 2 Indonesia 2017. Menempatkan tim asal Sumenep ini di dasar klasemen sementara grup 6. Keadaan ini membuat Perssu berada di posisi yang sangat sulit. Kekalahan memang bukanlah kiamat. Perssu masih bisa bangkit. Hanya saja, tim kesebelasan ini seakan dipaksa berlari menerobos ‘lubang jarum’. Mampukah?
Perssu akan melakoni laga kandang kedua. Laskar Kuda Terbang akan menjamu Persewangi, Banyuwangi, di Stadion A. Yani Sumenep, Sabtu, 6 Mei 2017. Kesempatan ini tentu akan dimaksimalkan untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain usai dua kali menelan kekalahan berturut-turut. Pertandingan ini juga yang akan menguji Perssu. Mampu atau tidak melewati tantangan bak lubang jarum, saking sulitnya itu.
Misi tersebut tentu bukan perkara mudah bagi Perssu. Apalagi saat ini, badai menimpanya. Tidak hanya berupa kekalahan dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya. Tidak juga posisi mereka di klasemen sementara grup 6 berada di zona tak nyaman. Lebih dari itu, Laskar Kuda Terbang ini diterpa musibah. Sang pelatih mereka, Danur Dara, tiba-tiba mengundurkan diri, setelah tim yang dibesutnya, kalah telak melawan Persik Kediri, dengan skor 4-0 untuk tim lawan.
Tidak hanya itu. Manajemen Perssu dikabarkan melepaskan empat pemainnya. Masing-masing Juni Kuswantoro, Medi, Agus Wahedi, dan Yogi Firmanto. Bencana ini menambah besar empasan badai yang menerpa Perssu.
Meskipun begitu, Laskar Kuda Terbang tetap berusaha tegar. Tidak mau mengecewakan para penggemarnya. Semangat ini dibuktikan dengan upaya yang dilakukan. Merekrut empat pemain baru. Mereka Habibi, Ness, Kevin, dan Ario. Pendatang baru ini akan memperkuat tim Laskar Kuda Terbang.
Juara tiga Indonesia Soccer Championship (ISC) B tersebut kini ditukangi oleh Jamal Yastro. Sebelumnya dia sebagai asisten pelatih, kini bertekad membawa para anak asuhnya melesat cepat. Berharap menang saat bertanding melawan Persewangi.
“Saat ini, kami fokus mengembalikan mental para pemain, setelah dua kali kalah. Untuk Sabtu, bagi Perssu harga mati. Harus memenangkan pertandingan,” tekad Jamal.
Jamal mengaku tidak akan menggunakan strategi khusus saat menjamu Persewangi nanti. Dia mengatakan hanya akan mengubah formasi tim. Sebelumnya 4-2-3-1 menjadi 4-4-2. Dengan perubahan strategi ini, tak ubahnya Perssu berharap mukjizat, penyelamat dari keterpurukan.
Sementara itu, kendati berstatus sebagai tim tamu, Persewangi diprediksi akan memberikan perlawanan sengit demi meraih poin, karena di pekan kedua, mereka sudah tumbang di tangan Kalteng Putra, dengan skor 0-1, di Stadion Diponegoro, Banyuwangi. (FATHOL ALIF/RAH)
https://www.koranmadura.com/2017/05/01/inilah-klasemen-liga-2-indonesia-grup-6/