PAMEKASAN, koranmadura.com – Pelatih Persepam MU, Rudy W Keltjes mengatakan betah di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Baginya, Pamekasan seperti rumah kedua.
“Saya tidak seperti orang asing di kota ini. Semuanya selalu tersenyum kepada saya. Ini kota yang luar biasa. Saya sangat mencintainya,” kata Rudy William Keltjes, Kamis, 4 Mei 2017.
Pelatih berusia 63 tahun itu mengaku telah jatuh cinta, meski baru empat bulan menangani Sape Ngamok. Ia tak ragu-ragu lagi dengan keberadaannya di Kota Gerbang Salam.
Saat jenuh berada di kediamannya, di salah satu perumahan ternama di Pamekasan, ia kerap berkunjung ke kedai kopi di alun-alun kota. Ia mengatakan sering menghabiskan waktu untuk sekadar minum kopi. “Waktu yang tepat untuk bersantai adalah sambil duduk dan minum kopi,” ujar Rudy.
Untuk membalas rasa cintanya itu, dia berjanji akan berusaha mati-matian membawa trofi Liga 2 untuk Persepam MU. (RIDWAN/RAH)