SUMENEP, koranmadura.com – Sebuah rumah Pompa Air Sumur Bor di Dusun Dajalorong, Desa Kambingan Barat, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura Jawa Timur terbakar, Ahad, 21 Mei 2017 sekitar Pukul 09.30 WIB.
Kebakaran itu diduga akibat konsleting listrik di mesin pompa air. Karena saat kejadian, mesin pompa air dalam keadaan hidup. “Warga disini panik setelah melihat kepulan asap dari dalam rumah pompa air,” kata Qusyairi, Warga Setempat, Ahad, 21 Mei 2017.
Diceritakan, sekitar pukul 05.15 WIB Dulamar, petugas hulu air desa Kambingan barat menyalakan pomba untuk menyalurkan air ke sawah-sawah warga setempat. Setelah itu Dulamar meninggalkannya. “Saat itu Pak Dulamar mungkin ingin mengkroscek aliran air ke sawah warga,” jelasnya.
Namun, sekitar Pukul 09.30 WIB diketahui rumah pompa air itu telah terbakar. Dari dalam rumah pompa air keluar asap tebal.
Melihat kondisi tersebut, warga langsung berdatangan untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil. “Api baru bisa dipadamkam setelah dua unit Mobil Damkar diterjunkan. Dan baru benar-benar padam sekitar pukul 10.15 WIB,” jelasnya.
Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi membenarkan peristiwa itu. Bahkan, jajaran kepolisoam sektor Lenteng telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan langsung memasang garis polisi (police line). “Dugaan sementara akibat konsleting listrik,” katanya.
Akibat kejadian ini, mesin pompa air milik Pemerintah Desa Kambingan Barat itu rusak parah. Kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta “Untuk sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta,” tegasnya. (JUNAIDI/BETH)