PAMEKASAN, koranmadura. com – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan balapan liar selama Ramadan.
Kapolres Pamekasan, Ajun Komisaris Besar Polisi Nowo Hadi Nugroho mengatakan balapan liar merupakan tindakan yang merugikan diri sendiri dan dapat mengganggu kekhusukan beribadah.
“Mari kita jaga kesucian Ramadan ini dengan kegiatan-kegiatan positif, tidak boleh ada balapan liar atau kegiatan yang mengganghu kekhusukan ibadah,” kata Nowo Hadi Nugroho, Sabtu, 27 Mei 2017.
Untuk mengantisipasi terjadinya balapan liar, kata Nowo Hadi Nugroho, kepolisian akan memantau lokasi-lokasi yang potensi dijadikan tempat balapan liar, seperti di depan Pendopo Ronggosukowati.
“Balapan liar jelas sangat memberikan dampak tidak baik dan menganggu umat Islam yang tengah konsentrasi beribadah,” terangnya.
Oleh karenanya, mantan intelkam Mabes Polri itu mengimbau kepada masyarakat utamanya kaum muda agar tidak melakukan balapan liar selama Ramadan.”Kalau ketahuan balapan liar, akan diamankan,”tegasnya. (RIDWAN/MK)