PAMEKASAN, koranmadura.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Achmad Syafii mengakui masih banyak pekerjaan rumah (PR) dipenghujung masa jabatannya sebagai orang nomor satu di kota Gerbang Salam.
Salah satu PR yang paling sulit untuk direalisasikan diantaranya bidang pendidikan dan pembangunan di Pamekasan.
Menurutnya, pemerintah sudah membuat masterplan pendidikan. Namun hal itu belum direalisasikan. “Masterplan pendidikan kami sudah bikin, tinggal pelaksanaannya ke depan,” kata Achmad Syafii, Kamis, 8 Juni 2017.
Selain itu, kata dia, pemerintah sudah lama mencanangkan kota pendidikan. Hanya saja, masih banyak kendala sehingga belum tercapai.
Di bidang pembangunan, lanjut politikus Demokrat itu, pemerintah telah merencanakan membangun pasar Kolpajung, 17 Agustus serta rumah RSUD berlantai 4. “Ini PR yang belum kami selesaikan, dan ini sulit terealisasi karena berkaitan dengan anggaran,” ungkapnya. (RIDWAN)