SAMPANG, koranmadura.com – Forum Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, semakin tidak jelas. Tidak ada aktivitas sama sekali. Bahkan dua kantor sekretariatnya, baik yang di Pendopo Bupati maupun di Kantor Kemenag Sampang, tampak sepi, seperti telah lama tak berpenghuni.
Meski demikian, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemkab Sampang, Rudi Setiadi mengaku FKUB di Sampang masih tetap berjalan aktif.
“FKUB masih ada. Kalau ada isu keagamaan itu, biasanya dua kali dalam sebulan mengadakan pertemuan. Dan pertemuan rutinnya itu sebulan sekali. Kalau saya rapat itu di sekretariat yang ada di Pendopo Bupati,” katanya, Kamis, 15 Juni 2017.
Dia menjelaskan FKUB itu terbentuk untuk menjaga kondusivitas antar umat beragama di Sampang. Ketika ditanya jumlah kepengurusan FKUB yang dinaungi Bakesbangpol itu, dia tidak bisa menyebutkan dengan pasti, melainkan hanya memberikan jawaban diplomatis.
“Di FKUB itu ada NU, MUI, Muhammadiyah, dan Kristen Protestan. Kepengurusannya sudah jalan,” kelitnya. (MUHLIS/RAH)