SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dalam waktu dekat akan merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di sebelah barat Tajamara. Akan tetapi, hingga saat ini lokasi alternatif yang disediakan oleh pemerintah daerah belum memadai.
Sesuai hasil koordinasi, pemerintah daerah menyediakan dua lokasi, yakni di dalam Pasar Anom Baru atau di sentra PKL di Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep.
Meskipun begitu,hingga saat ini lokasi di Pasar Anom Baru masih semrawut. Bahkan dijadikan sebagai tempat parkir dan pengulahan sampah.”Kita akan perbaiki, sehingga layak ditempati,” kata Syaiful Bahri, Senin, 5 Mei 2017.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, lanjut Kapala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep ini, jumlah PKL yang berjualan di area terminal lama tersebut berjumlah 41 pedagang. Dengan rincian 19 pedagang beroperasi di sebelah barat area, yakni di jalan Trunojoyo. Sedangkan 22 lainnya berjualan di sebelah utara, tepatnya di jalan Adirasa Sumenep.
Menurut Syaiful, nantinya tempat tersebut akan dipadatkan karena tidak hanya ditempati sebagai PKL, melainkan juga akan ditempati pasar subuh dan tempat parkir.
“Harapannya nanti pedagang pasar subuh tidak lagi berjualan di sepanjang jalan raya Trunojoyo. Sehingga dipastikan nanti jalan raya tidak akan macet lagi,” tegasnya. (JUNAIDI/RAH)