Tak terasa, sudah 13 hari kita berpuasa. Itu artinya, Lebaran juga semakin dekat, dan perpisahan dengan bulan penuh hikmah serta ampunan ini akan segera tiba. Namun pernahkan kita berpikir, apa yang telah berubah dari diri kita setelah menjalankan ibadah puasa sejauh ini?
Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi karena tak mendapat apa-apa selama Ramadan, selain lapar dan haus. Karena puasa bukan melulu soal menahan lapar dan haus.
Puasa harus mampu membuat kita lebih baik dari hari ke hari. Sebab puasa memang merupakan sarana untuk meningkatkan ketakwaan kita yang menjalankan kepada Allah SWT.
Pelajaran tentang perjuangan, kesabaran, pengendalian diri, konsistensi, dan sebagainya yang didapat selama Ramadan harus sudah terinstal dalam pribadi kita masing-masing sebelum momentum puasa usai.
Sebisa mungkin, setelah Ramadan kita bisa menjadi “manusia baru”. Ibarat ulat yang berubah jadi kupu-kupu. Jika sebelumnya banyak orang jijik melihat ulat, namun setelah melakukan “ritual” dan berubah menjadi kupu-kupu, semuanya merasa senang melihatnya.
Semoga, setelah Lebaran nanti kita semua menjadi orang yang lebih baik. Minimal, perkataan yang kita sampaikan senantiasa mencerahkan; sikap kita menjadi semakin bijak; dan akhlak kita bertambah santun. (*)