SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam hal ini Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan, pesimis petani tembakau bisa menuai untung.
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Bambang Heriyanto, mengatakan, dalam kondisi iklim seperti sekarang, meski telah masuk Juni namun masih sering turun hujan, sudah tidak memungkinkan untuk menanam tembakau.
“Secara teknis, sekarang sudah bukan saatnya untuk menanam tembakau. Bukan saatnya lagi. Kalaupun mau dipaksanakan, itu sulit,” kata Bambang, tegas. Berdasarkan prediksi BMKG, tambahnya, saat ini seharusnya sudah musim kemarau. Namun kenyataannya kemarau basah.
Bambang pesimis petani yang sudah terlanjur menanam tembakau akan menuai untung. “Terus terang pasti rugi,” jawabnya saat ditanya terkait nasib petani yang sudah terlanjur menanam tembakau.
Selebihnya, dia mengimbau petani yang masih memiliki keinginan menanam tembakau agar tidak menanam di lahan persawahan. Paling tidak, dilahan tegal atau gunung. Supaya kualitasnya bagus.
“Tapi itu sebatas imbauan saja. Karena kami tidak bisa memaksa petani. Sebab kalau itu dilakukan, saya bisa kena penalti dan berurusan dengan hukum,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MK)