SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A Busyro Karim berkomitmen akhir 2017 masyarakat di lima pulau bisa menikmati penerangan listrik selama 24 jam.
Kelimanya Giligenting, Sapudi, Raas, Kangean, dan Gili Iyang Kecamatan Dungkek. “Saat ini masih digarap, termasuk perluasan jaringan,” katanya, Kamis, 6 Juni 2017.
Menurut dia, pembangunan sarana kelistrikan itu dilakukan oleh PLN. Di Gili Raja, Kecamatan Giligenting, pembangunannya dilakukan oleh pemerintah daerah dengan menggunakan anggaran APBD tingkat II. Semuanya menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Khusus Pulau Gili Iyang menggunakan jenis PLTD tertentu, sehingga tidak mengganggu kadar oksigen.
Berdasarkan hasil penelitian oleh Tim Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan, Pulau Gili Iyang dinyatakan sebagai salah satu pulau yang mempunyai kandungan oksigen terbaik di dunia setelah Yordania. Saat ini sedang digarap untuk dijadikan sebagai destinasi wisata kesehatan di kabupaten ujung timur pulau Madura ini.
Dia menjelaskan peletakan PLTD di Gili Iyang bersifat sementara, karena mulai 2018 akan dibangun jaringan bawah laut. Pembangunan itu dilakukan berkat kerjasama dengan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS). “MoU dengan BPWS sudah selesai, kami targetkan 2019 pembangunan itu selesai,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati dua periode ini mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2.170.000.000 untuk pembangunan kelistrikan di Pulau Gili Raja. Masih dalam proses lelang di LPSE Sumenep. “Anggaran itu untuk Pembangunan Instalasi Jaringan Tegangan Rendah (JTR),” tandasnya. (JUNAIDI/RAH)