SUMENEP, koranmadura.com – Pihak Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta agar setiap calon jemaah haji (CJH) sebisa mungkin selalu memakai alas kaki selama di Mekkah dan Madinah nanti.
Kepala Seksi Haji dan Umrah Kankemenag Sumenep, Moh. Rifa’i Hasyim, mengatakan, sesuai prediksi pada musim haji tahun 2017, kondisi suhu di Mekkah dan Madinah tinggi, yakni di kisaran 51 sampai 52 derajat celsius.
“Sebagaimana telah disampaikan dalam manasik, jemaah sebisa mungkin selalu memakai alas kaki ke mana pun akan pergi. Jangan sampai tidak memakan alas kaki. Apapun alasannya. Karena suhu di sana sangat tinggi,” ujarnya.
Selain itu, jemaah juga diminta senantiasa menjaga kesehatan dan suhu badan dengan cara banyak minum air. “Artinya, jangan minum air hanya ketika haus saja, meski tidak haus sebaiknya tetap minum air,” tambah dia.
Seperti diketahui, jumlah CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci 521 orang. Sebanyak 15 persen dari jumlah tersebut dinyatakan berisiko tinggi. Baik karena faktor usia maupun memiliki riwayat penyakit, seperti diabetes dan hypertensi.
Seluruh CJH asal kabupaten paling timur Pulau Madura ini tergabung dalam dua kelompok terbang (keloter), yakni keloter 58 dan 59. Mereka akan berangkat dari Sumenep pada tanggal 16 Agustus 2017. (FATHOL ALIF/MK)