SUMENEP, koranmadura.com – Nahdlatul Ulama (NU) dan Umat Islam kehilangan putra-putra terbaiknya. Pagi ini Rois Syuriah PCNU Sumenep sekaligus Mustasyar PBNU, KH. Ahmad Basyir AS sekitar pukul 05.00 WIB dan Rois Syuriah PCNU Pamekasan, KH. Abdul Mannan Fadholi pada pukul 06.00 WIB berpulang ke Rahmatullah.
Kabar duka tersebut langsung menyebar di media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan Twitter. Semuanya mendoakan KH. Ahmad Basyir dan KH. Abdul Mannan Fadholi diterima di sisi Allah SWT.
KH Ahmad Basyir AS merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep dan KH Abdul Mannan Fadholi merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Qulub, Polagan, Galis, Pamekasan.
Sehari sebelumnya, KH. Ahmad Basyir yang berumur lebih 80 tahun masih dirawat di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. “Alumni mohon mendukung ketertiban parkir. Sabajarin termasuk dalam skema area parkir,” ucap Kiai Mushthafa di grup WhatsApp Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Kabupaten Pamekasan seperti dikutip dari mediajatim.com, Sabtu, 15 Juli 2017. (Fairozi)