PAMEKASAN, koranmadura.com – Persepam MU memasang target tri poin ketika bentrok dengan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu, 12 Juli 2017. Namun begitu, kondisi para pemain asal Pamekasan itu tampak kelelahan, sehingga dikhawatirkan berpengaruh di medan laga.
Menurut pelatih Persepam MU, Rudy W Keltjes, pertarungan melawan Martapura FC, Sabtu 8 Juli 2017 lalu, sudah cukup menguras tenaga anak asuhnya. “Pertandingan kemarin memang cukup berat. Selain cukup menguras fisik, juga sisi psikologis pemain. Tapi, masa recovery selama empat hari untuk menghadapi PSIM ini mudah-mudahan cukup memulihkan kebugaran para pemain,” kata Rudy William Keltjes, Selasa, 11 Juli 2017.
Banyak pihak menilai PSIM Yogyakarta diuntungkan atas keadaan tim Persepam MU setelah menempuh perjalanan sejauh 1176.47 km atau 8 jam. Sungguhpun begitu, Rudy William Keltjes bertekad tidak akan menyerah.
“Dibandingkan PSIM, kami tidak memiliki waktu yang ideal untuk recovery kondisi fisik. Jelas hal ini bukan alasan untuk saya melepas pertandingan begitu saja. Saya punya pemain hebat dan profesional untuk meraih poin di Bantul,” tegas Opa Rudy, sapaan akrabnya. (RIDWAN/RAH)