SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah Kartu Indonesia Sehat untuk guru kategori dua (K2) di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terjadi salah tulis.
Salah seorang koordinator pengurus K2 cabang Gapura, Kafi menyatakan letak kesalahan terjadi pada penulisan alamat, tidak sesuai dengan alamat pemilik. “Bila dicocokkan dengan Nomor Kartu yang notabene NIK e-KTP pemilik, berarti nama yang tercantum benar. Akan tetapi, alamatnya justru salah, karena tepat pada alamat orang lain,” ucapnya.
Menurutnya, kesalahan penulisan juga terjadi pada Faskes Tingkat I. “Tertulis nama kecamatan yang tidak menjadi asal kecamatan pemilik. Ini jelas merugikan dan tidak bisa diterima. Harus ada pembaruan, perbaikan oleh pemerintah,” tandasnya.
Dia menceritakan kesalahan itu tidak hanya terjadi pada satu kecamatan saja, melainkan se-kabupaten Sumenep. “Yang saya tahu, semua KIS khusus K2 di Sumenep, seluruhnya terjadi kesalahan. Katanya, itu kesalahan dari Pusat,” ujarnya.
Masalah ini menjadi perhatian Komisi IV DPRD Sumenep. “Dugaan kesalahan itu bisa jadi dilakukan oleh Pusat, namun input datanya dari daerah. Masalah ini perlu diselesaikan agar hak-hak memperoleh penanganan kesehatan mereka tidak terganggu,” kata Wakil Ketua Komisi IV, Abrari, Sabtu, 15 Juli 2017. (RAH)