SUMENEP, koranmadura.com – Struktur tanah di wilayah Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak cocok dijadikan lahan budidaya bawang putih. Kalaupun dipaksakan hasilnya pasti tidak akan sesuai harapan.
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Sumenep, Bambang Heriyanto, menjelaskan bahwa bawang putih cocoknya ditanam di daerah dataran tinggi. Sementara Sumenep tidak termasuk.
Dengan begitu, Sumenep tidak bisa menjadi daerah penghasil bawang putih. Mau tak mau, untuk memenuhi kebutuhan terhadap bawang putih Sumenep harus mendatangkan dari daerah lain.
Beda dengan bawang merah. Menurut Bambang, Sumenep memiliki daerah unggulan yang bisa menghasilkan bawang merah berkualitas, seperti di daerah Rubaru. “Sebenarnya kalau mau dipaksakan bisa. Cuma hasilnya tidak akan bagus,” ujarnya.
Sebelumnya, Bambang menyarankan agar petani di Sumenep tidak terlalu bergantung kepada tanaman tembakau. Dia mengimbau agar petani mencari tanaman lain sebagai penggantinya.
Hal itu disampaikan karena pada musim tanam tembakau kali ini, pihaknya tidak menjamin petani bisa meraup untung dari tanaman yang dulu disebut sebagai “daun emas” itu. (FATHOL ALIF/MK)